Hubungi Kami

  • Telp : 1500 686
  • |
  • Email : cs@oto.co.id

Awal 2017, Ekspor Unit Toyota Utuh Meningkat Tajam

OTOCOID, Jakarta - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengawali tahun 2017 dengan perolehan angka ekspor yang menggembirakan, yaitu 15.400 unit kendaraan utuh atau CBU (Completely Built-Up) untuk Januari 2017. Angka ini meningkat cukup signifikan, sekitar 76%, dibandingkan dengan total ekspor kendaraan bermerek Toyota pada Januari 2016 yang berjumlah 8.800 unit.

 

Fortuner kembali menjadi tulang punggung ekspor Toyota dengan menyumbangkan sekitar 5.000 unit, melanjutkan tren tahun lalu saat ekspor Fortuner mampu meraih porsi ekspor terbesar yaitu 29% dari total keseluruhan ekspor kendaraan utuh bermerek Toyota sepanjang tahun. Sedan Vios mencatatkan volume ekspor sebesar 2.500 unit sedangkan volume ekspor Kijang Innova, yang pada tahun ini genap berusia 40 tahun, mencapai 1.100 unit.

 

Model terbaru Toyota, yakni Sienta, memberikan sumbangsih 600 unit. Untuk model Toyota lain yang juga diekspor yaitu Yaris, Avanza, Rush, TownAce/LiteAce, dan Agya membukukan angka sebanyak 6.200 unit. “Kami berharap performa positif ekspor awal tahun ini dapat terus dipertahankan sehingga target peningkatan ekspor sebesar 10% pada tahun 2017 dapat kami capai,” ujar Warih Andang Tjahjono, Wakil Presiden Direktur TMMIN.

 

Warih melanjutkan, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan daya saing global produk kami agar dapat diterima di semakin banyak negara tujuan. Sejak kegiatan ekspor perdana Toyota di 1987 hingga Januari 2017, Toyota telah mencatatkan akumulasi volume ekspor kendaraan utuh sebanyak 1.065.100 unit. Pada 1987, ekspor perdana Toyota adalah Kijang Super atau Kijang Generasi Ke-3 dengan negara tujuan Brunei Darussalam dan beberapa negara di Asia Pasifik.

 

Selain mengekspor kendaraan utuh, TMMIN juga mengekspor kendaraan setengah jadi atau CKD (Completely Knocked Down), komponen kendaraan, alat bantu produksi di proses pengepresan (dies), alat bantu produksi di proses pengelasan (jigs), serta mesin bensin dan ethanol utuh tipe TR yang digunakan untuk seri kendaraan IMV seperti Fortuner dan Kijang Innova, dan tipe NR untuk seri kendaraan penumpang seperti Vios, Yaris dan Sienta.

 

Sepanjang Januari 2017, Toyota telah mengekspor lebih dari 3.500 unit CKD dan lebih dari 8 juta buah komponen. Mesin utuh tipe TR berbahan bakar bensin diekspor sebanyak 2.400 unit dan mesin utuh tipe TR berbahan bakar ethanol diekspor sebanyak lebih dari 700 unit. Sedangkan untuk mesin utuh tipe NR berbahan bakar bensin diekspor sebanyak 6.700 unit dan mesin utuh tipe NR berbahan bakar ethanol dieskpor sebanyak 350 unit.




related news